PEKALUKA® Nursing Center

PEKALUKA® Nursing Center

Est. 2023

PEKALUKA hadir sebagai layanan keperawatan yang berfokus pada perawatan luka modern, homecare nursing, dan edukasi kesehatan.

Kami percaya bahwa setiap proses pemulihan memiliki langkahnya sendiri, dan setiap langkah itu penting.

Dengan pendekatan yang profesional, aman, evidence-based, dan berorientasi pada pasien, PEKALUKA berkomitmen memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada luka, tetapi juga pada kondisi pasien secara menyeluruh.

Every Step Matters ♡

PEKALUKA® Nursing Center
Modern Wound Care • Homecare Nursing • Edukasi

#Pekaluka 
#NursingCenter 
#PerawatanLuka #HomecareNursing 
#WoundCare

Konsep PEKALUKA NURSING CENTER® Every Step Matters ♡


Pekaluka Nursing Center® adalah Tempat Praktik Mandiri Perawat modern di Balikpapan Timur yang berfokus pada pelayanan perawatan luka, homecare nursing, edukasi kesehatan, serta monitoring dan evaluasi pasien secara berkelanjutan.

Didirikan oleh Ditha Nugraha Nuryahuthama, S.Kep., Ns., Pekaluka lahir dari perjalanan panjang tentang dedikasi, ilmu, dan kepedulian terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang manusiawi. Berawal dari konsep sederhana hingga menjadi tempat praktik mandiri perawat berizin pertama di Balikpapan, Pekaluka dibangun dengan prinsip bahwa setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, profesional, dan penuh empati.

Tempat praktik Pekaluka® memiliki konsep clean, calm, minimalist, dan professional. Ruangan praktik didesain sederhana namun fungsional dengan ukuran ±3,5 m x 5,5 m x 3 m. Setiap sudut ruangan disusun untuk mendukung kenyamanan pasien, efisiensi tindakan, serta alur kerja yang tetap mendekati prinsip evidence based practice.

Saat memasuki area Pekaluka®, pasien melewati gerbang utama dengan area parkir minimalis di bagian depan. Di sisi teras terdapat ruang tunggu sederhana yang digunakan pasien dan keluarga sebelum masuk ke ruang praktik. Konsep ini memberikan suasana yang lebih tenang dan tidak terlalu padat di dalam ruangan tindakan.

Pintu masuk menggunakan model pintu geser ke arah kiri dengan posisi berada di tengah ruangan. Setelah masuk, pasien langsung diarahkan menuju area administrasi dan pendaftaran yang berada di bagian depan ruangan. Area ini dilengkapi meja dokumentasi, tempat administrasi pasien, serta area edukasi singkat sebelum tindakan dilakukan.

Bagian utama ruangan digunakan sebagai area pemeriksaan dan tindakan perawatan luka. Area ini dilengkapi bed tindakan, trolley dressing, lampu pemeriksaan, tempat penyimpanan alat dan dressing, tempat sampah medis, serta sistem dokumentasi luka before-after untuk monitoring progres penyembuhan pasien.

Karena mengutamakan kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien, kapasitas ruangan dibatasi maksimal untuk 1 pasien dengan 1 pendamping keluarga dalam satu sesi tindakan. Sistem ini membantu menjaga privasi pasien, ketenangan ruangan, serta fokus pelayanan yang lebih optimal.

Di sisi kiri bagian dalam ruangan terdapat wastafel hand hygiene yang sekaligus dimanfaatkan sebagai area Mini CSSD sederhana. Pada area ini, Ditha menyusun alur sterilisasi mandiri menggunakan sistem pemisahan alat:
• Area alat kotor  
• Area alat bersih  
• Area alat steril

Konsep tersebut dibuat untuk menjaga prinsip kebersihan, keamanan tindakan, serta mendukung sistem pelayanan luka modern secara lebih profesional meskipun dalam keterbatasan ruang praktik skala kecil.

Di bagian belakang ruangan terdapat pintu penghubung menuju rumah keluarga, karena bangunan praktik awalnya merupakan garasi rumah yang kemudian dimodifikasi menjadi tempat praktik mandiri. Namun, tata ruang tetap diatur agar area pelayanan pasien memiliki batas privasi dan alur kerja yang jelas.

Identitas visual Pekaluka® mengusung dominasi warna putih dengan kombinasi kayu terang dan nuansa hangat minimalis. Konsep ini melambangkan:
• Kebersihan  
• Profesionalisme  
• Ketenangan  
• Ketulusan pelayanan  
• Healing environment

Ditha juga membangun personal branding Pekaluka® dengan outfit full putih sebagai simbol clean care, calm energy, dan pelayanan profesional yang humanis.

Pekaluka Nursing Center® tidak dibangun untuk menjadi tempat praktik besar secara instan, tetapi dibangun perlahan dengan fokus pada kualitas, kepercayaan pasien, dokumentasi yang baik, ilmu yang terus berkembang, dan pelayanan yang konsisten.

Karena bagi Pekaluka®:
“Setiap langkah kecil dalam perawatan akan selalu berarti bagi proses penyembuhan pasien.”

PEKALUKA NURSING CENTER®  
Modern Wound Care • Homecare • Education • Healing Together

Tahukah Anda?

Pekaluka Nursing Center tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga memiliki jaringan mitra yang kuat untuk memberikan layanan terbaik kepada pasien. 💪

🤝 Mitra Jejaring Kami:
• UPT Puskesmas Teritip
• PT. Balikpapan Environmental Service
• Praktik Dokter dr. Hamilton Lowis, Sp.B (Spesialis Bedah Umum)

Kerjasama ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang profesional, aman, dan terpercaya. 💉✨

📍 Kunjungi kami di Jl. Mulawarman RT 40 No 31, Balikpapan Timur atau hubungi WhatsApp: 0821 4948 6097 untuk info lebih lanjut.

#Pekaluka #Balikpapan #PerawatanLuka #LayananProfesional #JejaringMitra

PEKALUKA NURSING CENTER – A sampai Z


A — Awal

Pekaluka dimulai dari keinginan menghadirkan layanan perawatan luka modern yang fokus pada kualitas dan kenyamanan pasien.

B — Berbasis Ilmiah
Semua tindakan menggunakan prinsip moist wound healing dan evidence-based practice.

C — Care Berkelanjutan
Pasien tidak hanya dirawat sekali, tetapi dimonitor sampai sembuh.

D — Dokumentasi
Setiap luka didokumentasikan foto before–after untuk evaluasi objektif.

E — Edukasi
Pasien dan keluarga diberikan edukasi agar perawatan berlanjut di rumah.

F — Fokus Penyembuhan
Prioritas utama adalah pasien sembuh, bukan sekadar tindakan.

G — Garis Komando Jelas
Ada sistem berjenjang: perawat basic, advance, hingga kolaborasi dokter.

H — Homecare
Layanan dapat dilakukan di rumah pasien untuk kenyamanan.

I — Inovatif
Menggunakan balutan multilayer modern.

J — Jaringan Kolaborasi
Berkoordinasi dengan dokter bila kasus kompleks.

K — Kualitas Premium
Kuota pasien terbatas agar perawatan optimal.

L — Luka Kronis
Fokus utama menangani luka DM, luka tekan, luka infeksi.

M — Moist Wound Healing
Pendekatan utama dalam penyembuhan luka.

N — Nyaman
Pasien dirawat dengan pendekatan empati.

O — Observasi Berkala
Kontrol rutin 1–3 hari sesuai kondisi luka.

P — Profesional
Standar praktik mengikuti prosedur klinis.

Q — Quality Control
Evaluasi progres luka secara berkala.

R — Rujukan Bertahap
Kasus ringan ditangani sendiri, kompleks dikolaborasikan.

S — Sistem Reservasi
Pasien dilayani dengan appointment.

T — Tim Berkembang
Target ada perawat basic dan advance.

U — Upaya Ekosistem
Mengembangkan alkes, apotek, dan multidisiplin.

V — Visi Jangka Panjang
Menjadi wound care center terintegrasi.

W — Wound Care Center
Target menjadi pusat perawatan luka.

X — eXperience Pasien
Pengalaman pasien menjadi prioritas.

Y — Yakin Sembuh
Pendekatan realistis dan terukur.

Z — Zona Nyaman Pasien
Pelayanan humanis dan personal.

Ruang Praktik Pekaluka Nursing Center Tahun 2023


Pekaluka Nursing Center® memiliki tempat praktik yang didesain sederhana namun fungsional, dengan ukuran 3,5 m x 5,5 m x 3 m. Ruang ini terdiri dari dua bagian utama yang masing-masing memiliki peran spesifik:

1. Ruang Pendaftaran
• Terletak langsung di depan pintu masuk, sehingga memudahkan pasien untuk mendaftar.
• Terdapat meja pendaftaran dan kursi untuk pasien, serta ruang penyimpanan dokumen administrasi.
• Suasana ruang ini dirancang nyaman dan ramah, memastikan pasien merasa tenang selama proses administrasi.

2. Ruang Pemeriksaan dan Tindakan
• Berada di sebelah ruang pendaftaran, digunakan khusus untuk pemeriksaan luka dan tindakan perawatan.
• Dilengkapi dengan peralatan perawatan luka modern seperti bed perawatan, lampu pemeriksaan, dan perlengkapan sterilisasi.
• Privasi pasien dijaga dengan baik melalui pemisahan ruangan yang jelas.

Pintu Masuk:
Menggunakan pintu geser yang membuka ke kiri. Pasien akan langsung diarahkan ke meja pendaftaran setelah masuk.

Alur Pasien:
• Pasien masuk melalui pintu geser ke ruang pendaftaran, kemudian berpindah ke ruang pemeriksaan setelah proses administrasi selesai.
• Setelah tindakan selesai, pasien kembali ke ruang pendaftaran untuk menyelesaikan pembayaran sebelum keluar dari pintu yang sama.
• Desain ruang di Pekaluka Nursing Center mengutamakan kenyamanan, privasi, dan efisiensi untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi pasien.

#PekalukaNursingCenter
#TempatPraktikPekaluka
#PekalukaBalikpapan
#PerawatanLukaBalikpapan
#PekalukaHomecare
#NursingCenterBalikpapan
#PekalukaByAppointment

Contoh Plang Praktik Keperawatan Mandiri di Balikpapan Sesuai dengan Panduan PPNI Tahun 2023


Ns. Ditha Nugraha Nuryahuthama, S.Kep
Perawat Tersertifikasi Perawatan Luka
_______________________________________________
Alamat : Jl. Mulawarman RT 40 No 31 Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Chat WhatsApp : 0821-4948-6097
_______________________________________________
#gerakanmasyarakatselamatkankaki #stopamputasi #bpp #balikpapan #balikpapantimur #kaltim #kalimantantimur #nurse #perawat #perawatprofesional #perawatanluka #lukadiabetes #luka #lukaakut #lukakronis #lukaoperasi #lukakanker  #perawatmandiri #footcare #woundcare #perawatankaki #perawatanluka #ppni #inwocna #nursepreneur  #asuhankeperawatan #merawatindonesiabersama

CARA MENGATASI PENIPUAN ONLINE

Tak jarang korban-korban penipuan online hanya bisa pasrah dan mengikhlaskan sejumlah uang yang terlanjur ia transfer ke penipu itu. Tapi sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan tindak penipuan tersebut. Berikut 3 Cara Melaporkan Penipuan Online yang bisa Anda lakukan:

1. Laporkan ke Kantor Polisi

Laporkan ke Kantor Polisi

Ya, Anda bisa langsung melaporkan tindak penipuan online yang terjadi pada Anda ke kantor polisi. Ada beberapa langkah-langkah yang wajib Anda lakukan ketika melapor ke kantor polisi:

CONTOH SKRIPSI GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PERAWATAN LUKA PASCA OPERASI DI RSUD WATES YOGYAKARTA

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
PERAWATAN LUKA PASCA OPERASI
DI RSUD WATES YOGYAKARTA

Ditha Nugraha Nuryahuthama1, Sutjipto2, Abror Shodiq3
Email : dithanugrahanuryahuthama@gmail.com

INTISARI

Latar Belakang:
World Health Organization (2015) menyebutkan infeksi merupakan salah satu
penyebab angka kematian utama di dunia, salah satu infeksi tersebut adalah
infeksi nosokomial, Kepatuhan akan berpengaruh terhadap prilaku perawat dalam
melakukan tindakan pencegahan infeksi nosokomial

TOKOH PERAWAT DALAM ISLAM


Siti Rufaidah adalah perawat profesional Islam pertama dalam sejarah Islam. Rufaidah binti Sa’ad memiliki nama lengkap Rufaidah binti Sa’ad Al Bani Aslam Al Khazraj, yang tinggal di Madinah, dia lahir di Yathrib dan termasuk kaum Ansar (golongan yang pertama kali menganut Islam di Madinah). Ayahnya seorang dokter, dan dia mempelajari ilmu keperawatan saat bekerja membantu ayahnya. Dan saat kota Madinah berkembang, Rufaidah mengabdikan diri merawat kaum muslim yang sakit, dan membangun tenda di luar Masjid Nabawi saat damai.


Biografi Siti Rufaidah Perawat Islam Pertama

Prof. Dr. Omar Hasan Kasule, Sr, 1998 dalam studi Paper Presented at the 3rd International Nursing Conference “Empowerment and Health: An Agenda for Nurses in the 21st Century” yang diselenggarakan di Brunei Darussalam 1-4 Nopember 1998, menggambarkan Rufaidah adalah perawat profesional pertama dimasa sejarah islam. Beliau hidup di masa Nabi Muhammad SAW di abad pertama Hijriah/abad ke-8 Sesudah Masehi, dan diilustrasikan sebagai perawat teladan, baik dan bersifat empati. Rufaidah adalah seorang pemimpin, organisatoris, mampu memobilisasi dan memotivasi orang lain. Dan digambarkan pula memiliki pengalaman klinik yang dapat ditularkan kepada perawat lain, yang dilatih dan bekerja dengannya. Dia tidak hanya melaksanakan peran perawat dalam aspek klinikal semata, namun juga melaksanakan peran komunitas dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Rufaidah adalah public health nurse dan social worker, yang menjadi inspirasi bagi profesi perawat di dunia Islam.

Saat perang Badar, Uhud, Khandaq dan Perang Khaibar dia menjadi sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Dan mendirikan Rumah sakit lapangan sehingga terkenal saat perang dan Nabi Muhammad SAW sendiri memerintahkan korban yang terluka dirawat olehnya. Pernah digambarkan saat perang Ghazwat al Khandaq, Sa’ad bin Ma’adh yang terluka dan tertancap panah di tangannya, dirawat leh Rufaidah hingga stabil/homeostatis. 5)(Omar Hassan, 1998).

Rufaidah melatih pula beberapa kelompok wanita untuk menjadi perawat, dan dalam perang Khaibar mereka meminta ijin Nabi Muhammad SAW, untuk ikut di garis belakang pertempuran untuk merawat mereka yang terluka, dan Nabi mengijinkannya. Tugas ini digambarkan mulia untuk Rufaidah, dan merupakan pengakuan awal untuk pekerjaaannya di bidang keperawatan dan medis.
Konstribusi Rufaidah tidak hanya merawat mereka yang terluka akibat perang. Namun juga terlibat dalam aktifitas sosial di komuniti. Dia memberikan perhatian kepada setiap muslim, miskin, anak yatim, atau penderita cacat mental. Dia merawat anak yatim dan memberikan bekal pendidikan. Rufaidah digambarkan memiliki kepribadian yang luhur dan empati sehingga memberikan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasiennya dengan baik pula. Sentuhan sisi kemanusiaan adalah hal yang penting bagi perawat, sehingga perkembangan sisi tehnologi dan sisi kemanusiaan (human touch) mesti seimbang. 5). Rufaidah juga digambarkan sebagai pemimpin dan pencetus Sekolah Keperawatan pertama di dunia Isalam, meskipun lokasinya tidak dapat dilaporkan (Jan, 1996), dia juga merupakan penyokong advokasi pencegahan penyakit (preventif care) dan menyebarkan pentingnya penyuluhan kesehatan (health education).
Sejarah islam juga mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidah seperti : Ummu Ammara, Aminah, Ummu Ayman, Safiyat, Ummu Sulaiman, dan Hindun. Beberapa wanita muslim yang terkenal sebagai perawat adalah : Ku’ayibat, Aminah binti Abi Qays Al Ghifari, Ummu Atiyah Al Ansariyat dan Nusaibat binti Ka’ab Al Maziniyat 6). Litelatur lain menyebutkan beberapa nama yang terkenal menjadi perawat saat masa Nabi Muhammad SAW saat perang dan damai adalah : Rufaidah binti Sa’ad Al Aslamiyyat, Aminah binti Qays al Ghifariyat, Ummu Atiyah Al Anasaiyat, Nusaibat binti Ka’ab Al Amziniyat, Zainab dari kaum Bani Awad yang ahli dalam penyakit dan bedah mata8)
Ummu Ammara juga dikenal juga sebagai Nusaibat binti Ka’ab bin Maziniyat, dia adalah ibu dari Abdullah dan Habi, anak dari Bani Zayd bin Asim. Nusaibat dibantu suami dan anaknya dalam bidang keperawatan. Dia berpartisipasi dalam Perjanjian Aqabat dan perjanjian Ridhwan, dan andil dalam perang Uhud dan perang melawan musailamah di Yamamah bersama anak dan suaminya. Dia terluka 12 kali, tangannya terputus dan dia meninggal denan luka2nya. Dia terlibat dalam perang Uhud, merawat korban yang luka dan mensuplai air dan juga digambarkan berperang menggunakan pedang membela Nabi.

Sumber : http://bio.or.id/biografi-siti-rufaidah-perawat-islam-pertama/

PERAWAT YANG DICINTAI

Perawat itu Pembantu!

Mulai dari memandikan, menyuapi, hingga membersihkan kotoran pasien. Belum lagi menerima perintah dari dokter. Perawat memang pantas disebut pembantu!

Ketika mengunjungi sebuah rumah sakit, dengan mudah kita akan menjumpai petugas kesehatan yang berpakaian putih-putih. Jumlahnya paling banyak dan kelihatan paling sibuk, sibuk di lorong-lorong rumah sakit sampai di dalam ruangan perawatan. Mondar-mandir ketika dokter datang dan harus sigap menerima perintah dari dokter. Sudah menjadi yang paling sibuk, amarah pasien maupun keluarga pasien juga harus diterima oleh mereka.

APA YANG HARUS DILAKUKAN BILA MENJUMPAI MOBIL PEMADAM KEBAKARAN/MOBIL AMBULANCE MELINTAS?

APA YANG HARUS DILAKUKAN BILA MENJUMPAI MOBIL PEMADAM KEBAKARAN/MOBIL AMBULANCE MELINTAS?

1. Carilah dari arah mana datangnya suara sirine
2. Jangan panik, kurangi kecepatan (jangan rem mendadak)
3. Nyalakan lampu sein dan menepi ke kiri
4. Bila tidak ada ruang untuk menepi, tetaplah melaju perlahan hingga mendapat ruang untuk menepi

AKTIVITAS

Promosi Kesehatan dan Keperawatan

TENTANG KAMI

Merawat Indonesia Bersama adalah sebuah forum media sosial yang berfungsi sebagai tempat diskusi dan promosi kesehatan yg dibutuhkan oleh tmn2 dan masyarakat yang ingin mengetahui informasi terbaru tentang kesehatan dan keperawatan. Merawat Indonesia Bersama juga selain disini (Blog), terdapat juga dibeberapa media sosial seperti Facebook dan Youtube.

Contoh Karya Tulis Ilmiah Askep Selulitis Pedis Dextra

INTISARI

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY “M” DENGAN
SELULITIS PEDIS DISTRA  DI RUANG MELATI
RSUD PANEMBAHAN SENOPATI
BANTUL YOGYAKARTA


DITHA NUGRAHA NURYAHUTHAMA

Latar Belakang : Selulitis mempunyai tiga karakteristik yaitu, Peradangan supuratif sampai di jaringan subkutis, Mengenai pembuluh limfe permukaan, Plak eritematus, batas tidak jelas dan cepat meluas. Selulitis sendiri dapat terjadi pada berbagai tingkat usia Penyebab Selulitis diantaranya adalah infeksi bakteri dan jamur, serta disebabkan oleh penyebab lain seperti genetik, gigitan serangga dan lain – lain. Untuk menghindari terkena Selulitis biasanya dilakukan dengan melembabkan kulit secara teratur, Potong kuku jari tangan dan kaki secara hati-hati, Lindungi tangan dan kaki, Rawat secara tepat infeksi kulit pada bagian superficial.Di Indonesia sendiri kasus ini kerap terjadi di masyarakat, namum belum ada penelitian dan data yang menjelaskan secara utuh tentang kasus Selulitis di Indonesia. Berdasarkan data yang didapat tentang kasus Selulitis di rekam medis RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta dari tanggal 1 januari 2015 sampai dengan 31 mei 2015 terdapat 13 kasus penderita selulitas Mempertimbangkan hal tersebut, maka penulis turut berperan aktif dalam mempertimbangkan asuhan keperawatan dengan pendekatan proses keparawatan pada pasien Selulitis yang akan penulis susun dalam bentuk Laporan studi kasus berjudul “asuhan keperwatan pada Ny M dengan Selulitis pedis distra di ruang Melati RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta”. 

Perbaikan Ekonomi Masyarakat Melalui Kebijakan Ekonomi Kerakyatan Di indonesia

BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945, Negara Indonesia didirikan dengan tujuan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tanah tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Pengejawantahan dari amanat Undang Undang Dasar 1945 tersebut, khususnya yang berkaitan dengan frase “memajukan kesejahteraan umum,” pada hakikatnya merupakan tugas semua elemen bangsa, yakni rakyat di segala lapisan di bawah arahan pemerintah. Tidak terlalu salah jika, mengacu pada definisi tujuan pendirian negara yang mulia tersebut, kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia harus dicapai dengan menerapkan prinsip “dari, oleh, dan untuk rakyat.”