PEKALUKA NURSING CENTER ®Every Step Matters ♡

Pekaluka bukan sekadar tempat praktik.
Bukan sekadar ruang tindakan luka.
Dan bukan hanya tentang balutan, dressing, atau alat kesehatan.

Pekaluka adalah perjalanan hidup.

Perjalanan tentang seseorang yang tumbuh perlahan melalui pengalaman, tekanan hidup, tanggung jawab, proses belajar, rasa lelah, dan harapan untuk membangun sesuatu yang benar-benar bermakna bagi orang lain.

Di balik nama Pekaluka, ada seorang perawat bernama:
Ns. Ditha Nugraha Nuryahuthama, S.Kep.

Seseorang yang memilih jalan hidup sebagai perawat bukan hanya untuk bekerja, tetapi untuk merawat manusia dengan hati.

Pekaluka lahir bukan dari modal besar.
Bukan dari investor.
Bukan dari fasilitas mewah.
Dan bukan dari kesempurnaan.

Pekaluka lahir dari niat sederhana:
ingin membantu pasien luka dengan pelayanan yang lebih baik, lebih manusiawi, lebih tenang, dan lebih fokus.

Di saat banyak pelayanan kesehatan berjalan cepat dan padat, Pekaluka justru memilih berjalan perlahan namun penuh perhatian.

Karena Ditha memahami satu hal:
pasien luka bukan hanya membutuhkan tindakan.
Mereka membutuhkan rasa aman.
Mereka membutuhkan harapan.
Mereka membutuhkan seseorang yang mau mendengarkan dan mendampingi proses penyembuhan mereka.

Maka lahirlah Pekaluka Nursing Center®.

Berawal dari sebuah ruang sederhana bekas garasi rumah keluarga dengan ukuran sekitar 3,5 meter x 5,5 meter.
Ruangan kecil itu perlahan diubah menjadi tempat praktik mandiri perawat modern berbasis wound care dan homecare.

Banyak orang mungkin hanya melihat:
“ruangan kecil.”

Namun bagi Ditha, ruangan itu adalah simbol perjuangan.

Simbol bahwa sesuatu yang besar tidak selalu dimulai dari tempat yang besar.
Tetapi dimulai dari niat, ilmu, konsistensi, dan keberanian untuk memulai.

Satu demi satu bagian ruangan dibangun dan ditata.

Area depan dibuat menjadi ruang tunggu sederhana di teras rumah agar pasien merasa lebih nyaman dan tidak terlalu sesak di dalam ruang tindakan.

Pintu geser dipilih untuk memberikan kesan clean, modern, dan efisien terhadap ruang yang terbatas.

Di dalam ruangan terdapat area administrasi kecil, area tindakan luka, tempat dokumentasi, hingga mini CSSD sederhana yang dibuat sendiri untuk mendekati prinsip evidence based infection control.

Bahkan dalam keterbatasan ruang, Ditha tetap memikirkan:
• alur alat kotor,
• alat bersih,
• alat steril,
• hand hygiene,
• patient safety,
• hingga continuity of care.

Karena Pekaluka dibangun bukan hanya dengan tangan.
Tetapi juga dengan pemikiran dan tanggung jawab profesional.

Pekaluka tidak pernah mencoba menjadi rumah sakit kecil.
Tidak mencoba terlihat paling besar.
Tidak mencoba menjadi tempat paling ramai.

Pekaluka memilih fokus.

Fokus pada:
• perawatan luka modern,
• homecare nursing,
• edukasi kesehatan,
• monitoring pasien,
• dan pendampingan penyembuhan luka secara berkelanjutan.

Bagi Pekaluka, satu pasien yang dirawat dengan baik jauh lebih berarti dibanding banyak pasien yang dilayani tanpa kualitas.

Karena itu Pekaluka menggunakan sistem reservasi dan membatasi jumlah pasien harian agar pelayanan tetap optimal.

Setiap pasien yang datang bukan dianggap “nomor antrean.”
Tetapi manusia yang sedang berjuang sembuh.

Setiap luka memiliki cerita.
Ada rasa takut.
Ada rasa malu.
Ada rasa nyeri.
Ada rasa putus asa.
Ada keluarga yang lelah.
Ada pasien diabetes yang takut diamputasi.
Ada pasien lansia yang ingin tetap bisa berjalan.
Ada keluarga yang hanya ingin orang yang mereka sayangi kembali membaik.

Dan Pekaluka hadir untuk menemani proses itu.

Melalui dokumentasi luka before-after, edukasi pasien, homecare, evaluasi berkala, hingga komunikasi yang tenang dan manusiawi.

Perlahan, Pekaluka mulai memiliki identitasnya sendiri.

Warna putih menjadi simbol utama.
Putih melambangkan:
• kebersihan,
• ketulusan,
• ketenangan,
• harapan,
• dan healing environment.

Outfit putih menjadi personal branding Ditha sebagai simbol pelayanan clean care dan calm energy.

Ruangan kecil dibuat tetap bersih, terang, rapi, dan nyaman.
Karena Ditha percaya:
pelayanan kesehatan bukan hanya soal tindakan medis.
Tetapi juga tentang bagaimana pasien merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik.

Di balik semua itu, perjalanan Pekaluka tentu tidak selalu mudah.

Ada rasa lelah.
Ada rasa ragu.
Ada keterbatasan alat.
Ada keterbatasan biaya.
Ada manajemen waktu antara rumah sakit dan praktik mandiri.
Ada rasa takut gagal.
Ada fase sepi pasien.
Ada tekanan hidup.
Ada proses belajar yang panjang.

Namun perlahan Ditha memahami:
membangun sesuatu yang kuat memang membutuhkan waktu.

Dan Pekaluka tidak dibangun untuk sukses instan.

Pekaluka dibangun sebagai legacy.
Sebagai tempat yang suatu hari nanti diharapkan bisa terus berkembang:
• menjadi pusat wound care,
• memiliki tim perawat,
• memiliki Mini CSSD yang lebih baik,
• memiliki wound dressing store,
• tempat praktik bersama,
• klinik luka multidisiplin,
• hingga mungkin suatu hari menjadi pusat pelayanan luka modern di Balikpapan.

Tetapi semua itu tidak dikejar dengan terburu-buru.

Karena Pekaluka percaya:
“bertumbuh perlahan namun kokoh jauh lebih baik daripada berkembang cepat tetapi rapuh.”

Ditha juga mulai memahami bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya berasal dari skill tindakan.
Tetapi berasal dari:
• trust,
• komunikasi,
• dokumentasi,
• sistem,
• konsistensi,
• dan reputasi.

Karena dalam dunia wound care:
hasil luka yang membaik adalah promosi paling jujur.

Dan dari situlah Pekaluka terus berjalan.

Sedikit demi sedikit.
Selangkah demi selangkah.

Membangun sistem.
Membangun kualitas.
Membangun nama baik.
Membangun kepercayaan masyarakat.

Hingga akhirnya Pekaluka bukan hanya menjadi tempat praktik.
Tetapi menjadi simbol perjuangan seorang perawat yang ingin membangun pelayanan kesehatan dengan hati.

Pekaluka adalah tentang:
• ketulusan,
• kesabaran,
• pertumbuhan,
• pelayanan,
• ilmu,
• dan harapan.

Karena pada akhirnya…

Luka bukan hanya tentang kulit yang terbuka.

Tetapi tentang bagaimana seseorang tetap memiliki harapan untuk sembuh, merasa dipedulikan, dan tidak berjalan sendirian dalam prosesnya.

PEKALUKA NURSING CENTER®
Every Step Matters ♡

Konsep PEKALUKA NURSING CENTER® Every Step Matters ♡


Pekaluka Nursing Center® adalah Tempat Praktik Mandiri Perawat modern di Balikpapan Timur yang berfokus pada pelayanan perawatan luka, homecare nursing, edukasi kesehatan, serta monitoring dan evaluasi pasien secara berkelanjutan.

Didirikan oleh Ditha Nugraha Nuryahuthama, S.Kep., Ns., Pekaluka lahir dari perjalanan panjang tentang dedikasi, ilmu, dan kepedulian terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang manusiawi. Berawal dari konsep sederhana hingga menjadi tempat praktik mandiri perawat berizin pertama di Balikpapan, Pekaluka dibangun dengan prinsip bahwa setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, profesional, dan penuh empati.

Tempat praktik Pekaluka® memiliki konsep clean, calm, minimalist, dan professional. Ruangan praktik didesain sederhana namun fungsional dengan ukuran ±3,5 m x 5,5 m x 3 m. Setiap sudut ruangan disusun untuk mendukung kenyamanan pasien, efisiensi tindakan, serta alur kerja yang tetap mendekati prinsip evidence based practice.

Saat memasuki area Pekaluka®, pasien melewati gerbang utama dengan area parkir minimalis di bagian depan. Di sisi teras terdapat ruang tunggu sederhana yang digunakan pasien dan keluarga sebelum masuk ke ruang praktik. Konsep ini memberikan suasana yang lebih tenang dan tidak terlalu padat di dalam ruangan tindakan.

Pintu masuk menggunakan model pintu geser ke arah kiri dengan posisi berada di tengah ruangan. Setelah masuk, pasien langsung diarahkan menuju area administrasi dan pendaftaran yang berada di bagian depan ruangan. Area ini dilengkapi meja dokumentasi, tempat administrasi pasien, serta area edukasi singkat sebelum tindakan dilakukan.

Bagian utama ruangan digunakan sebagai area pemeriksaan dan tindakan perawatan luka. Area ini dilengkapi bed tindakan, trolley dressing, lampu pemeriksaan, tempat penyimpanan alat dan dressing, tempat sampah medis, serta sistem dokumentasi luka before-after untuk monitoring progres penyembuhan pasien.

Karena mengutamakan kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien, kapasitas ruangan dibatasi maksimal untuk 1 pasien dengan 1 pendamping keluarga dalam satu sesi tindakan. Sistem ini membantu menjaga privasi pasien, ketenangan ruangan, serta fokus pelayanan yang lebih optimal.

Di sisi kiri bagian dalam ruangan terdapat wastafel hand hygiene yang sekaligus dimanfaatkan sebagai area Mini CSSD sederhana. Pada area ini, Ditha menyusun alur sterilisasi mandiri menggunakan sistem pemisahan alat:
• Area alat kotor  
• Area alat bersih  
• Area alat steril

Konsep tersebut dibuat untuk menjaga prinsip kebersihan, keamanan tindakan, serta mendukung sistem pelayanan luka modern secara lebih profesional meskipun dalam keterbatasan ruang praktik skala kecil.

Di bagian belakang ruangan terdapat pintu penghubung menuju rumah keluarga, karena bangunan praktik awalnya merupakan garasi rumah yang kemudian dimodifikasi menjadi tempat praktik mandiri. Namun, tata ruang tetap diatur agar area pelayanan pasien memiliki batas privasi dan alur kerja yang jelas.

Identitas visual Pekaluka® mengusung dominasi warna putih dengan kombinasi kayu terang dan nuansa hangat minimalis. Konsep ini melambangkan:
• Kebersihan  
• Profesionalisme  
• Ketenangan  
• Ketulusan pelayanan  
• Healing environment

Ditha juga membangun personal branding Pekaluka® dengan outfit full putih sebagai simbol clean care, calm energy, dan pelayanan profesional yang humanis.

Pekaluka Nursing Center® tidak dibangun untuk menjadi tempat praktik besar secara instan, tetapi dibangun perlahan dengan fokus pada kualitas, kepercayaan pasien, dokumentasi yang baik, ilmu yang terus berkembang, dan pelayanan yang konsisten.

Karena bagi Pekaluka®:
“Setiap langkah kecil dalam perawatan akan selalu berarti bagi proses penyembuhan pasien.”

PEKALUKA NURSING CENTER®  
Modern Wound Care • Homecare • Education • Healing Together

Pekaluka Every Step Matters

🌟 Tahukah Anda? 🌟

Pekaluka Nursing Center tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga memiliki jaringan mitra yang kuat untuk memberikan layanan terbaik kepada pasien. 💪

🤝 Mitra Jejaring Kami:
• UPT Puskesmas Teritip
• PT. Balikpapan Environmental Service
• Praktik Dokter dr. Hamilton Lowis, Sp.B (Spesialis Bedah Umum)

Kerjasama ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang profesional, aman, dan terpercaya. 💉✨

📍 Kunjungi kami di Jl. Mulawarman RT 40 No 31, Balikpapan Timur atau hubungi WhatsApp: 0821 4948 6097 untuk info lebih lanjut.

#Pekaluka #Balikpapan #PerawatanLuka #LayananProfesional #JejaringMitra

PEKALUKA NURSING CENTER – A sampai Z


A — Awal

Pekaluka dimulai dari keinginan menghadirkan layanan perawatan luka modern yang fokus pada kualitas dan kenyamanan pasien.

B — Berbasis Ilmiah
Semua tindakan menggunakan prinsip moist wound healing dan evidence-based practice.

C — Care Berkelanjutan
Pasien tidak hanya dirawat sekali, tetapi dimonitor sampai sembuh.

D — Dokumentasi
Setiap luka didokumentasikan foto before–after untuk evaluasi objektif.

E — Edukasi
Pasien dan keluarga diberikan edukasi agar perawatan berlanjut di rumah.

F — Fokus Penyembuhan
Prioritas utama adalah pasien sembuh, bukan sekadar tindakan.

G — Garis Komando Jelas
Ada sistem berjenjang: perawat basic, advance, hingga kolaborasi dokter.

H — Homecare
Layanan dapat dilakukan di rumah pasien untuk kenyamanan.

I — Inovatif
Menggunakan balutan multilayer modern.

J — Jaringan Kolaborasi
Berkoordinasi dengan dokter bila kasus kompleks.

K — Kualitas Premium
Kuota pasien terbatas agar perawatan optimal.

L — Luka Kronis
Fokus utama menangani luka DM, luka tekan, luka infeksi.

M — Moist Wound Healing
Pendekatan utama dalam penyembuhan luka.

N — Nyaman
Pasien dirawat dengan pendekatan empati.

O — Observasi Berkala
Kontrol rutin 1–3 hari sesuai kondisi luka.

P — Profesional
Standar praktik mengikuti prosedur klinis.

Q — Quality Control
Evaluasi progres luka secara berkala.

R — Rujukan Bertahap
Kasus ringan ditangani sendiri, kompleks dikolaborasikan.

S — Sistem Reservasi
Pasien dilayani dengan appointment.

T — Tim Berkembang
Target ada perawat basic dan advance.

U — Upaya Ekosistem
Mengembangkan alkes, apotek, dan multidisiplin.

V — Visi Jangka Panjang
Menjadi wound care center terintegrasi.

W — Wound Care Center
Target menjadi pusat perawatan luka.

X — eXperience Pasien
Pengalaman pasien menjadi prioritas.

Y — Yakin Sembuh
Pendekatan realistis dan terukur.

Z — Zona Nyaman Pasien
Pelayanan humanis dan personal.